TopikKajian Islam terpercaya, ramah, dan relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Islamkamil — Beragama dengan Cerdas dan Santun
Masukkan kode iklan bagian atas di sini.
Hero otomatis menampilkan tiga posting terbaru.
Daftar berita terkini diambil otomatis dari feed Blogger.

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Ringkas: Istihadhah adalah darah yang keluar dari jalur kemaluan perempuan di luar siklus menstruasi. Perempuan istihadhah perlu memperhatikan tata cara bersuci dan wudhu sebelum melaksanakan shalat.

Darah yang keluar dari jalur kemaluan perempuan di luar siklus atau tanggal menstruasi disebut istihadhah dalam Islam. Biasanya, darah istihadhah keluar akibat gangguan kesehatan yang dipengaruhi stres atau hormon, penggunaan KB, maupun penyakit tertentu seperti Pcos (Polycystic Ovarian Syndrom). Karena berkaitan dengan ibadah, muslimah perlu memahami tata cara shalat perempuan istihadhah.

Istihadhah dan Kategori Musalsilun

Istihadhah termasuk kategori musalsilun, yaitu seseorang yang terus-menerus mengalami hadas sepanjang waktu dan tidak dapat dikontrol. Ketentuan ini berlaku apabila darah istihadhah keluar secara terus-menerus. Namun, sebagian perempuan mengalami darah istihadhah yang keluar sebentar, sekejap, atau sedikit, sehingga tidak termasuk musalsilun.

Tata cara shalat perempuan istihadhah tentu berbeda dengan keadaan normal. Ketika mengalami istihadhah, hal pertama yang dilakukan sebelum berwudhu untuk shalat fardu adalah membersihkan kemaluan. Adapun bagi perempuan yang darah istihadhahnya keluar terus-menerus, terdapat ketentuan lain yang perlu diperhatikan.

Ketentuan Wudhu bagi Perempuan Istihadhah

Nabi Muhammad Saw bersabda tentang ketentuan bersuci perempuan yang istihadhah:

المستحاضة تتوضا لوقت كل صلاة

Artinya: Perempuan istihadhoh berwudhu setiap waktu sholat (HR. Sibt ibn al-Jawzi)

Akan tetapi az-Zaila’i, ahli hadis dari kalangan ulama Hanafi yang hidup era tahun 1360an, mengatakan bahwa hadis ini berstatus ghorib. Meski demikian, hadis tersebut menjadi hujjah di kalangan ulama dalam menetapkan ketentuan dan tata cara wudhu bagi perempuan yang mengalami istihadhoh.

Tata Cara Bersuci dan Shalat Saat Istihadhah

Berikut tata cara yang dirangkum dari Mausu’ah al-Fiqh al-Islami wa al-Qodhoya al-Mu’ashiroh karya Syekh Wahbah Zuhaili:

Bersihkan kemaluan. Sebelum berwudhu, kemaluan harus dibersihkan terlebih dahulu. Perempuan yang memakai pembalut perlu mengganti pembalutnya, atau mengganti celana dalam. Pastikan tidak ada darah atau najis yang turut terbawa ketika shalat. Setelah itu, kemaluan diganjal dengan kapas, kecuali jika sedang berpuasa atau merasa sakit saat mengganjalnya.

Berwudhu. Setelah bersih, lakukan wudhu. Jika darah keluar terus-menerus tanpa henti, bahkan ketika berwudhu, keadaan tersebut termasuk uzur yang dimaafkan karena sangat menyulitkan. Namun, apabila darah tidak keluar terus-menerus, shalat dilakukan ketika darah telah berhenti mengalir.

Jika darah berhenti pada awal waktu shalat, maka wajib shalat pada awal waktu. Sementara itu, jika darah berhenti pada akhir waktu shalat, maka ia wajib shalat pada akhir waktu. Apabila darah tiba-tiba keluar setelah selesai berwudhu, sedangkan ia belum shalat karena masih bersiap, seperti memakai mukena, berjalan menuju tempat shalat, dan sebagainya, maka hal tersebut dimaafkan dan tidak membatalkan wudhu.

Batalnya wudhu perempuan yang istihadhoh ditentukan oleh pergantian waktu shalat. Ia hanya dapat menggunakan satu wudhu untuk satu shalat wajib, tetapi wudhu tersebut dapat digunakan untuk beberapa shalat sunnah.

Kesimpulan

Demikian tata cara bersuci bagi perempuan istihadhoh. Wallahu a’lam bisshowaab.

Poin penting

  • Istihadhah adalah darah di luar siklus menstruasi
  • Darah terus-menerus termasuk kategori musalsilun
  • Kemaluan dibersihkan sebelum berwudhu
  • Wudhu dilakukan setiap waktu shalat
  • Satu wudhu untuk satu shalat wajib
  • Pergantian waktu shalat membatalkan wudhu

Rekomendasi

Menikah karena MBA, Haruskah Akad Ulang?

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Berikut Beberapa Amalan bagi Perempuan Haid saat Maulid Nabi

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Esensi Memperingati Maulid Nabi; Perjuangan Nabi Mengangkat Derajat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Apakah Memperingati Maulid Nabi Berarti Menuju Kesesatan?

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah yang Benar

Sumber: https://bincangmuslimah.com/ibadah/tata-cara-shalat-perempuan-istihadhah-34282/

Lihat juga