TopikKajian Islam terpercaya, ramah, dan relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Islamkamil — Beragama dengan Cerdas dan Santun
Masukkan kode iklan bagian atas di sini.
Hero otomatis menampilkan tiga posting terbaru.
Daftar berita terkini diambil otomatis dari feed Blogger.

Muhammadiyah Bangun Rumah Sakit Lapangan WHO di NTT

Muhammadiyah Bangun Rumah Sakit Lapangan WHO di NTT

Ringkas: Muhammadiyah melalui Emergency Medical Team (EMT) membangun Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, untuk memperkuat layanan kesehatan warga terdampak gempa NTT. Fasilitas ini berada dalam supervisi World Health Organization (WHO).

Respons Muhammadiyah terhadap kebutuhan kesehatan warga yang terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) kini memasuki tahap penguatan layanan. Melalui Emergency Medical Team (EMT), Muhammadiyah membangun Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, dengan standar pelayanan yang berada dalam supervisi World Health Organization (WHO).

Pembangunan rumah sakit lapangan ini ditujukan untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat terdampak bencana. Fasilitas tersebut bukan sekadar tenda darurat, melainkan dilengkapi dengan fasilitas medis, prosedur operasional, tenaga kesehatan, dan dukungan logistik agar pelayanan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pelayanan EMT Tipe 1 Fixed standar WHO

Sekretaris Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Arif Nur Cholis, menjelaskan bahwa fasilitas ini akan memberikan pelayanan melalui EMT Tipe 1 Fixed standar WHO atau EMT Muhammadiyah Internasional.

Dengan model layanan tersebut, Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah diarahkan untuk memberikan pelayanan yang lebih terstruktur dan sesuai dengan standar yang digunakan dalam penanganan darurat kesehatan.

Dari tim mobile menuju rumah sakit lapangan

Sebelum membangun Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah, Muhammadiyah lebih dahulu mengerahkan sejumlah EMT dalam bentuk unit layanan mobile sebagai respons awal atas kebutuhan kesehatan warga.

“Sebelumnya Muhammadiyah sudah menggerakkan paling tidak enam tim Emergency Medical Team yang berupa unit layanan mobile sebagai respon awal,” ungkapnya.

Tim yang telah diberangkatkan mencakup EMT Klinik Muhammadiyah Ende untuk Dampek, Manggarai Timur, EMT RS PKU Muhammadiyah Bima, Klinik ‘Aisyiyah Kupang, EMT Unismuh Makassar, EMT RS Muhammadiyah Lamongan, serta Klinik Muhammad Ende dan Klinik UNIMOF.

Setelah melakukan koordinasi dengan Ketua Satuan Tugas Kementerian Kesehatan untuk Gempa NTT dan Camat Lamba Leda Utara, Muhammadiyah kemudian mengerahkan EMT Muhammadiyah Internasional.

“EMT Muhammadiyah membawa 70 orang nakes (tenaga kesehatan) dan named (tenaga medis), 15 tenda, fasilitas penjernih air, ruang rawat inap, farmasi, peralatan dibawa pake truk dan 2 mobil operasional, 1 mobil ambulan dan 1 mobil 4×4,” tutur Arif.

Beroperasi 30 hari dan diperkuat jaringan Muhammadiyah

Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah mulai beroperasi pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan masa pelayanan selama 30 hari ke depan. Kehadiran fasilitas ini menunjukkan penguatan kapasitas Muhammadiyah dalam membangun layanan kesehatan berbasis resiliensi.

Arif menambahkan, penguatan respons bencana juga ditopang oleh jaringan Amal Usaha Muhammadiyah serta sinergi antar-pengampu program. Dukungan tersebut berjalan melalui kepemimpinan Muhammadiyah dari tingkat pusat, wilayah, daerah, hingga cabang dan ranting.

Dengan pendekatan tersebut, Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas layanan medis sementara, tetapi juga bagian dari sistem respons kemanusiaan yang terkoordinasi untuk mendampingi masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat. (NS)

Poin penting

  • Rumah Sakit Lapangan Muhammadiyah di Dampek
  • Supervisi World Health Organization (WHO)
  • EMT Tipe 1 Fixed standar WHO
  • Enam tim Emergency Medical Team mobile
  • 70 orang nakes dan named
  • Operasi 30 hari ke depan

Sumber: https://ibtimes.id/muhammadiyah-bangun-rumah-sakit-lapangan-berstandar-who-untuk-korban-gempa-ntt/

Lihat juga