Posko Muhammadiyah Jombang Layani Muktamirin NU Gratis

Ringkas: PDM Jombang membuka posko layanan gratis untuk membantu peserta dan warga selama Muktamar ke-35 NU pada 27–31 Agustus 2026.
Semangat persaudaraan lintas organisasi keagamaan hadir menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Untuk membantu memenuhi kebutuhan peserta dan warga yang datang dari berbagai daerah, posko Muhammadiyah Jombang mulai beroperasi pada Kamis (27/8/2026).
Posko Muhammadiyah Jombang Didirikan di Lokasi Strategis
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menyiapkan sejumlah layanan gratis di beberapa titik strategis. Posko tersebut menjadi bentuk dukungan Muhammadiyah Jombang terhadap kelancaran Muktamar NU yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Salah satu posko berlokasi di Jalan Anggrek, Krapak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Jaraknya hanya sekitar 500 meter dari area utama muktamar. Dengan lokasi tersebut, posko diharapkan mudah dijangkau oleh muktamirin maupun masyarakat yang membutuhkan layanan.
Bendahara PDM Jombang, Sugeng Santoso, menjelaskan bahwa pendirian posko Muhammadiyah Jombang telah dikoordinasikan terlebih dahulu dengan panitia lokal Muktamar NU. Koordinasi dilakukan agar seluruh layanan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.
“Kami meminta izin terlebih dahulu kepada panitia lokal, Kiai Rozak, sebelum mendirikan posko. Ini agar keberadaan layanan yang kami siapkan dapat berjalan dengan baik dan mendukung pelaksanaan muktamar,” kata Sugeng diwawancarai NU Online, Rabu (26/8/2026).
Layanan Kesehatan dan Ribuan Porsi Konsumsi Gratis
Selain memberikan layanan kesehatan gratis, posko Muhammadiyah Jombang menjadi titik pelayanan konsumsi bagi peserta dan warga. PDM Jombang menyediakan 10 ribu mangkuk bakso, 10 ribu kopi, serta 10 ribu butir telur yang dapat dinikmati secara gratis.
Posko tersebut juga menyediakan beragam minuman dan makanan ringan bagi peserta yang membutuhkan. Dukungan konsumsi ini melengkapi layanan kesehatan yang disiapkan Muhammadiyah selama pelaksanaan muktamar.
Sugeng menyampaikan bahwa seluruh layanan tersebut merupakan wujud dukungan Muhammadiyah Jombang terhadap agenda besar NU. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat dapat membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi para tamu yang datang ke Jombang.
“Kami ingin ikut memberikan pelayanan dan membantu agar pelaksanaan Muktamar NU berjalan lancar. Ini bagian dari semangat kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.
Gotong Royong Menyambut Tamu Muktamar NU
Menurut Sugeng, banyaknya peserta yang hadir membuat dukungan masyarakat menjadi penting. Muktamar tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga momentum yang mempertemukan warga dari berbagai daerah.
Posko Muhammadiyah Jombang diarahkan menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam menyambut para tamu. Pelayanan yang diberikan diharapkan dapat membantu mewujudkan suasana aman, nyaman, dan kondusif selama seluruh rangkaian Muktamar NU berlangsung.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada tamu yang datang ke Jombang. Mudah-mudahan semua rangkaian Muktamar NU berjalan lancar dan membawa kemaslahatan,” pungkasnya. (NS)
Kehadiran posko ini menunjukkan semangat kebersamaan dan persaudaraan melalui pelayanan nyata kepada muktamirin serta masyarakat yang datang ke Jombang.
Poin penting
- Posko mulai beroperasi 27 Agustus 2026
- Dukungan untuk Muktamar ke-35 NU
- Layanan kesehatan gratis
- 10 ribu mangkuk bakso dan kopi
- 10 ribu butir telur gratis
- Semangat gotong royong dan persaudaraan