TopikKajian Islam terpercaya, ramah, dan relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Islamkamil — Beragama dengan Cerdas dan Santun
Masukkan kode iklan bagian atas di sini.
Hero otomatis menampilkan tiga posting terbaru.
Daftar berita terkini diambil otomatis dari feed Blogger.

Pesantren Muhammadiyah Tembus 451 Lembaga di Indonesia

Pesantren Muhammadiyah Tembus 451 Lembaga di Indonesia

Ringkas: Muhammadiyah memperkuat perannya dalam pendidikan Islam melalui jaringan pesantren berkemajuan yang kini mencapai 451 lembaga dengan 71.876 santri. Sebarannya telah mencakup 28 provinsi di Indonesia.

Pesantren Muhammadiyah terus menunjukkan pertumbuhan sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan Islam di Indonesia. Selama ini Muhammadiyah dikenal lewat sekolah dan perguruan tinggi, tetapi Persyarikatan juga memiliki jaringan pesantren yang terus berkembang dan semakin terdata dengan baik.

[[IMG_1]]

451 pesantren berkemajuan dan 71.876 santri

Berdasarkan data terbaru yang dilansir dari Instagram Lensamu, jumlah pesantren berkemajuan dalam jaringan Muhammadiyah kini mencapai 451 lembaga dengan total 71.876 santri. Data tersebut diperbarui pada Selasa, 1 September 2026.

Dari 38 provinsi di Indonesia, database mencatat pesantren Muhammadiyah telah tersebar di 28 provinsi. Dalam pembaruan data itu, sebanyak 92 pondok juga telah tercatat.

Jumlah ini menunjukkan bahwa pesantren berkemajuan merupakan salah satu unsur penting dalam ekosistem pendidikan Muhammadiyah. Pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan pengembangan generasi yang berakhlak serta memiliki wawasan kemajuan.

Sebaran pesantren Muhammadiyah di berbagai provinsi

Dalam unggahannya, Lensamu menuliskan, “Siapa yang baru tahu, kalau Muhammadiyah juga punya pesantren?”

Sebaran pesantren Muhammadiyah terlihat terkonsentrasi di beberapa wilayah. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak, yaitu 163 pesantren atau 36,1 persen dari total keseluruhan. Jawa Timur berada di urutan berikutnya dengan 97 pesantren atau 21,5 persen.

Sementara itu, DI Yogyakarta memiliki 33 pesantren, Jawa Barat 31 pesantren, dan Sulawesi Selatan sebanyak 27 pesantren.

Selain lima provinsi dengan jumlah terbanyak itu, data juga mencatat Lampung memiliki 21 pesantren, Sumatera Barat 10 pesantren, Riau sembilan pesantren, Sumatera Selatan tujuh pesantren, serta Aceh enam pesantren.

Database untuk menguatkan pesantren berkemajuan

Database tersebut dikelola oleh LP2 atau Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kehadiran pendataan ini menjadi langkah penting dalam membangun pesantren berkemajuan dengan arah pengembangan yang lebih terukur.

Data tidak hanya dipakai untuk mengetahui jumlah lembaga dan santri. Pemetaan ini juga dapat menjadi dasar perencanaan, pengembangan, dan penguatan jaringan pesantren di berbagai daerah.

Dengan basis data yang semakin lengkap, pesantren berkemajuan diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan sinergi antarlembaga. Pengembangan pesantren juga dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menghadapi perubahan zaman.

Lensamu juga menjelaskan, “Bukan hanya sekolah dasar dan menengah, Muhammadiyah juga mengelola pesantren. Saat ini total pesantren Muhammadiyah sebanyak 451 yang tersebar di wilayah Indonesia.”

Keberadaan 71.876 santri menunjukkan besarnya potensi jaringan pesantren Muhammadiyah. Karena itu, penguatan pesantren berkemajuan tidak hanya menyangkut pertambahan jumlah lembaga, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan, sumber daya manusia, tata kelola, dan pembentukan karakter santri.

Melalui 451 lembaga yang sudah tercatat, pesantren berkemajuan menjadi salah satu fondasi Muhammadiyah dalam menyiapkan generasi Islam yang berakhlak, berilmu, dan mampu memberi kontribusi bagi masyarakat. (NS)

Poin penting

  • 451 pesantren Muhammadiyah
  • 71.876 santri
  • Tersebar di 28 provinsi
  • Data diperbarui 1 September 2026
  • LP2 PP Muhammadiyah mengelola database
  • Jawa Tengah terbanyak: 163 pesantren

Sumber: https://ibtimes.id/451-pesantren-muhammadiyah-jadi-kekuatan-pesantren-berkemajuan-di-indonesia/

Lihat juga