TopikKajian Islam terpercaya, ramah, dan relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Islamkamil — Beragama dengan Cerdas dan Santun
Masukkan kode iklan bagian atas di sini.
Hero otomatis menampilkan tiga posting terbaru.
Daftar berita terkini diambil otomatis dari feed Blogger.

Hadis Arba’in: Islam Dibangun di Atas Lima Perkara

Hadis Arba’in: Islam Dibangun di Atas Lima Perkara

Ringkas: Hadis ini menjelaskan pondasi utama Islam yang wajib dijaga setiap Muslim. Lima perkara tersebut menjadi dasar iman, ibadah, dan keteguhan seorang hamba dalam menjalani hidup.

Dalam kajian Hadis Arba’in An-Nawawiyah, hadis ketiga ini sangat penting karena merangkum bangunan Islam secara ringkas namun padat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa Islam berdiri di atas lima perkara pokok. Artinya, kelima amalan ini bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi fondasi yang membentuk keislaman seorang Muslim dalam akidah, ibadah, dan ketaatan sehari-hari.

Lafaz Hadis dan Maknanya

Hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma ini berbunyi:

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ ” رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ

Isi hadis ini menegaskan bahwa Islam dibangun di atas lima pilar: syahadat, shalat, zakat, haji ke Baitullah, dan puasa Ramadan. Kelimanya menjadi tanda nyata bahwa seorang Muslim tidak hanya mengaku beriman, tetapi juga menjalankan konsekuensi iman tersebut dalam amal.

Syahadat: Dasar Akidah Seorang Muslim

Pilar pertama adalah شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمداً رسول الله. Inilah pintu masuk Islam. Syahadat bukan hanya ucapan di lisan, melainkan ikrar hati dan komitmen hidup untuk menyembah Allah semata serta mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itu, seorang Muslim harus menjaga tauhid dari syirik, menguatkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, serta menjadikan sunnah sebagai pedoman amal.

Tanpa syahadat yang benar, ibadah lain tidak akan tegak. Inilah sebabnya para ulama selalu mendahulukan pembahasan tauhid sebelum cabang-cabang amal. Tauhid adalah akar, sedangkan amal saleh adalah buahnya. Jika akarnya rusak, pohonnya tidak akan kokoh.

Shalat, Zakat, Haji, dan Puasa: Penopang Amalan Sehari-hari

Pilar kedua adalah إقامة الصلاة, yaitu menegakkan shalat. Shalat bukan sekadar gerakan fisik, tetapi ibadah yang menghubungkan hamba dengan Rabb-nya lima kali sehari. Shalat mendidik kedisiplinan, kekhusyukan, dan ketundukan. Seorang Muslim yang menjaga shalat dengan benar akan memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi godaan dunia.

Pilar ketiga adalah إيتاء الزكاة, menunaikan zakat. Zakat bukan hanya kewajiban finansial, tetapi juga bentuk penyucian harta dan jiwa. Dengan zakat, seorang Muslim belajar bahwa harta bukan milik mutlak dirinya. Ada hak orang lain di dalamnya, terutama kaum fakir, miskin, dan golongan yang berhak menerimanya. Zakat juga menumbuhkan solidaritas sosial dan mengurangi kesenjangan di tengah umat.

Pilar keempat adalah حج البيت, haji ke Baitullah. Ibadah haji adalah perjalanan agung yang mempersatukan kaum Muslimin dari berbagai bangsa, bahasa, dan warna kulit dalam satu tujuan: memenuhi panggilan Allah. Haji mengajarkan pengorbanan, kesabaran, dan kepasrahan total kepada Allah. Bagi yang mampu, haji menjadi penyempurna Islamnya secara lahir dan batin.

Pilar kelima adalah صوم رمضان, puasa Ramadan. Puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari syahwat, ucapan sia-sia, dan perbuatan dosa. Ramadan mendidik keikhlasan karena puasa adalah ibadah yang sangat tersembunyi antara hamba dan Rabb-nya. Di bulan inilah seorang Muslim ditempa untuk menjadi lebih taat, lebih sabar, dan lebih peka terhadap sesama.

Hikmah Besar dari Hadis Ini

Hadis ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang memiliki bangunan yang kokoh dan teratur. Ada pondasi akidah, ada pilar ibadah, dan ada latihan sosial yang membentuk kepribadian Muslim secara menyeluruh. Karena itu, tidak benar jika seseorang hanya menekankan satu aspek lalu meremehkan yang lain. Islam mengajarkan keseimbangan antara iman, amal, dan akhlak.

Hadis ini juga mengingatkan bahwa ketaatan kepada Allah bukan perkara seremonial. Islam tidak cukup hanya dikenal, tetapi harus dijalani. Syahadat harus dibuktikan dengan shalat yang terjaga, zakat yang ditunaikan, haji bagi yang mampu, dan puasa Ramadan dengan penuh iman. Semua itu membentuk Muslim yang benar-benar hidup dalam bimbingan wahyu.

Bagaimana Mengamalkannya dalam Kehidupan

Untuk mengamalkan hadis ini, langkah pertama adalah memperbaiki tauhid dan memperbanyak ilmu tentang Islam. Seorang Muslim perlu memastikan bahwa ibadahnya sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukan sekadar ikut kebiasaan. Setelah itu, jagalah shalat fardhu di awal waktu, tunaikan zakat bila telah memenuhi syarat, persiapkan diri untuk haji bila mampu, dan sambut Ramadan dengan iman serta kesungguhan.

Di sisi lain, hadis ini juga menuntut akhlak yang baik. Orang yang benar syahadatnya akan lebih jujur, amanah, dan rendah hati. Orang yang menjaga shalat akan lebih teratur dalam hidupnya. Orang yang berzakat akan lebih dermawan. Orang yang berpuasa akan lebih sabar. Orang yang berhaji akan membawa pulang pelajaran tentang kesederhanaan dan persaudaraan.

Karena itu, hadis ini sangat relevan untuk dijadikan muhasabah. Sudah sejauh mana lima pilar Islam ini kita jaga? Apakah syahadat kita benar-benar mengarahkan hidup? Apakah shalat kita sudah menjadi kebutuhan? Apakah zakat sudah ditunaikan? Apakah puasa Ramadan dijalani dengan adab yang baik? Dan jika Allah memberi kemampuan, apakah kita telah berazam menunaikan haji?

Pada akhirnya, hadis ini mengajarkan bahwa keislaman seseorang tampak dari kesetiaannya menjaga fondasi agama. Semakin kuat lima perkara ini dijalankan, semakin kokoh pula bangunan iman dalam diri. Semoga Allah memberi kita taufik untuk menegakkan Islam dengan benar, lahir dan batin.

Poin penting

  • Islam punya lima pilar utama
  • Syahadat adalah dasar akidah
  • Shalat menegakkan hubungan dengan Allah
  • Zakat menyucikan harta dan jiwa
  • Haji dan puasa melatih taat, sabar, dan ikhlas

FAQ

Apakah lima perkara ini berarti Islam hanya lima amalan?
Tidak. Ini adalah pilar utama. Di atasnya masih ada banyak cabang kebaikan dan amal saleh lainnya.

Mengapa syahadat disebut pertama?
Karena syahadat adalah pintu masuk Islam dan pondasi seluruh amal ibadah.

Apakah semua Muslim wajib haji?
Haji wajib bagi yang mampu, baik secara fisik, finansial, maupun keamanan perjalanan.

Lihat juga

Sumber: Muslim.or.id — https://muslim.or.id/115640-penjelasan-hadis-arbain-4.html?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=penjelasan-hadis-arbain-4